Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

grace02emily Aplikasi BPJS Kesehatan Online Terbaru 2017

aplikasi-bpjs-kesehatan
Capture Aplikasi Android BPJS Kesehatan di Play Store
Medianers ~ Pengguna android dimudahkan dengan adanya aplikasi BPJS Kesehatan. Sejak diluncurkan aplikasi BPJS Kesehatan telah diunduh oleh pengguna sebanyak 3,8 ribu (29/1/2017). Pengguna bisa mendownload melalui play store.

Tentunya, bpjs kesehatan online ini memudahkan pengguna mengakses untuk mengetahui seputar layanan bpjs, cukup melalui sentuhan android yang ada ditangan, yang penting ada kuota dan terhubung dengan layanan internet.

Aplikasi bpjs online ini dikembangkan oleh BPJS Kesehatan yang diperbarui 23 November 2016 lalu. Sejak didaftarkan ke play store aplikasi bpjs mendapat tanggapan beragam dari pengguna. Sebut saja Purwanto, mengomentari, "BPJS bagus, aplikasinya memudahkan peserta bisa liat tagihan iuran bulanan serta tempat berobat di wilayah terdekat perbaiki sistemnya karena kepesertaan tidak diketahui tolong di update per minggu agar aplikasi terhindar dari bug2 dan segera di update terima kasih sehat selalu dengan BPJS."

Muhamad Tachjudin mengatakan, bahwa aplikasi bpjs kesehatan "Sangat membantu utk mengetahui informasi tentang BPJS kesehatan,klo blh, tolong tambah menu mengenai histori pemeriksaan ke dokter atau klinik,sehingga sy tau brp kali sy berobat dgn menggunakan BPJS,agar tdk ada manipulasi dari pihak klinik ataupun dokter yg bisa bikin bangkrut BPJS."

Sementara pengguna aplikasi bpjs bernama Awal Ilkin memberi masukan, " Registrasi kok ribet banget? Registrasi pertama kali ke dlm aplikasi & sdh jd anggota BPJS...ehh malah saat klik register dibilang blm terdaftar jd anggota BPJS. Kelola Triliunan dana nasabah tp bikin aplikasi kualitas buruk." kritiknya.

Sementara Husen Chenchen memiliki pengalaman berbeda saat menggunakan aplikasi bpjs kesehatan, "Masih denda rawat inap Saya sudah bayar tagihannya tapi ko masih muncul tagihan dan status masih kena denda rawat inap.....!? Dari chat yg ada kq ga ada 1 pun yg ditanggapi pihak bpjs. Tolong di update n chat yg d'sni cpat direspon." Tulisnya di ruang komentar ulasan aplikasi bpjs kesehatan play store.

Sebetulnya masih banyak komentar yang memberi pujian serta kritikan tentang layanan aplikasi bpjs kesehatan online ini, pertanda pengguna benar-benar menginginkan layanan murah,mudah, update dan cepat. Tentunya pengembang aplikasi android bpjs tau dan membaca serta selalu berbenah agar kemudahan layanan bpjs dimana saja secara online bisa dinikmati pengguna.

Aplikasi android BPJS Kesehatan yang ada di play store tidak saja dikembangkan oleh tim IT BPJS Kesehatan, tapi ada sekitar 6 aplikasi yang dikembangkan secara individu oleh pengguna internet yang paham akan membuat aplikasi. Sebagai pengguna dipersilahkan memilih sesuai selera dan mana yang paling bagus layanannya.

Harapan, pastinya layanan bpjs kesehatan di indonesia terus berkembang dan maju, serta selalu memperbaiki sistim, termasuk mitra bpjs seperti rumah sakit, puskesmas, klinik, dan tempat praktik dokter yang kerjasama bpjs. Hendaknya, semua layanan senantiasa akan terintegrasi dan online yang mudah diakses pengguna, mudah-mudahan.(editor: AW).

grace02emily Cara Menilai Derajat Nyeri Terbaru 2017

cara-menilai-tingkat-nyeri-berdasarkan-skala
Skala penilaian derajat nyeri / Wong Baker Faces Pain Rating Scale
Medianers ~ Sebetulnya penilaian rasa nyeri dialami seseorang rumit dinilai, karena subjektif, hanya orang tersebut yang bisa merasakan, kemudian rasa nyeri dialami antara si A dan si B akan berbeda makna. Si A mararau kesakitan sambil guling-guling, sementara si B hanya mengernyitkan dahi, padahal keduanya sama-sama diberi perlakuan yakni disuntik di daerah kemaluan untuk memasukan obat bius jelang disunat (sirkumsisi).

Lalu, bagaimana menentukan penilaian nyeri seseorang agar  lebih objektif dan dapat diukur? jawabnya tentu menggunakan skala, yang dikenal dengan Wong Baker Faces Pain Rating Scale. Rincian keterangannya seperti gambar di atas, yang dibedakan berdasakan reaksi wajah, seperti keterangan berikut:
  • Wajah 1 : Merasa senang karena ia tidak nyeri sama sekali, berada di skala 0
  • Wajah 2 : Rasa nyeri hanya sedikit dan berada pada skala penilaian 1-3
  • Wajah 3 : Merasakan sedikit rasa nyeri, berada pada skala penilaian 4-5
  • Wajah 4 : Merasakan nyeri sedang dan berada pada skala penilaian 6
  • Wajah 5 : Semakin merasakan nyeri atau nyeri berat dan berada pada skala penilaian 7-9
  • Wajah Keenam : Sangat nyeri luar biasa hingga meringis kesakitan dan berada pada skala penilaian angka 10.
Demikianlah Cara Menilai Derajat Nyeri yang dapat medianers informasikan. Dengan adanya skala, semoga bisa membedakan derajat nyeri seseorang melalui angka yang dapat diukur. (AntonWijaya)

grace02emily Ini Penjelasan PP No.47 Tahun 2016 Tentang Perizinan Praktik Mandiri Tenaga Kesehatan Terbaru 2017

Medianers ~ Pemerintah mengeluarkan kebijakan terkait penyelenggaran praktik mandiri tenaga kesehatan. Dimana, tempat praktik mandiri tenaga kesehatan merupakan bagian dari fasilitas pelayanan kesehatan berorientasi pada  pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, maupun  rehabilitatif.

Menurut PP No.47 Tahun 2016, adapun yang diakui pemerintah sebagai tempat fasilitas pelayanan kesehatan, diantaranya: Tempat  praktik  mandiri tenaga kesehatan, pusat kesehatan masyarakat, klinik, rumah sakit, apotek, unit transfusi darah, laboratorium kesehatan, optikal, fasilitas pelayanan kedokteran untuk kepentingan hukum, dan fasilitas pelayanan kesehatan tradisional.

Paling menarik lahirnya PP No.47 Tahun 2016 ini adalah tentang penyelenggaraan praktik  mandiri tenaga  kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan tradisional. Dalam hal ini pemerintah memberi izin seluas-luasnya kepada tenaga kesehatan asalkan memenuhi persyaratan.

Kemudian letak menariknya adalah jika merujuk dari pengertian, bahwa Yang dimaksud  dengan  "tempat praktik mandiri  tenaga  kesehatan"  adalah Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang diselenggarakan  oleh Tenaga Kesehatan.

Sedangkan pengertian "Fasilitas Pelayanan Kesehatan tradisional" adalah Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang menyelenggarakan pengobatan/perawatan pelayanan  kesehatan tradisional komplementer. Fasilitas Pelayanan Kesehatan  tradisional didirikan secara mandiri maupun  berkelompok  yang dimiliki  oleh  perseorangan  atau  badan hukum.

Sedangkan perizinan diberikan oleh gubernur dan bupati/walikota sesuai kewenangannya. Dan, fasilitas pelayanan kesehatan  tertentu diberikan  oleh Menteri. Yang dimaksud perizinan jenis pelayanan kesehatan tertentu adalah, berupa:
  1. Rumah sakit kelas  A; 
  2. Fasilitas Pelayanan Kesehatan  yang diselenggarakan melalui kegiatan penanaman  modal  asing; 
  3. Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang memberikan  pelayanan bersifat  kompleks;
  4. Fasilitas Pelayanan Kesehatan  yang  bersifat nasional atau  merupakan  rujukan  nasional.
Dalam Pasal 22 tentang penyelenggaraan praktek mandiri, tenaga kesehatan wajib memenuhi unsur dibawah ini:
  1. Penanggung  jawab  Fasilitas Pelayanan Kesehatan  wajib  memasang papan  nama Fasilitas Pelayanan Kesehatan  sesuai dengan jenisnya. 
  2. Papan  nama memuat jenis  dan nama Fasilitas  Pelayanan Kesehatan; 
  3. Nomor izin dan  masa  berlakunya. 
  4. Untuk Fasilitas  Pelayanan  Kesehatan berupa praktik mandiri  Tenaga Kesehatan, papan nama  harus memuat nama  lengkap, gelar dan/atau  jenis  Tenaga  Kesehatan, waktu praktik, dan  nomor izin  praktik. 
  5. Papan  nama harus dipasang  pada tempat yang  mudah  dilihat.
Bagi tenaga kesehatan yang ingin membuka tempat praktek mandiri sudah saatnya menyiapkan persyaratan diatas. Sedangkan Perawat yang berminat buka praktek mandiri Keperawatan maka segera lengkapi  syaratnya sebagaimana yang pernah medianers posting.(AW)

grace02emily Kendala Pengurusan STR Online Terbaru 2017

Kendala-registrasi-str-online
Medianers ~ Wajib disyukuri, MTKI telah meluncurkan tanggal 1 maret 2016 sebuah situs tempat mendaftar STR secara online bagi tenaga kesehatan.

"Program STR secara online ini bertujuan agar pelayanan registrasi menjadi lebih cepat, dan dapat terintegrasi antara MTKI, MTKP dan Organisasi Profesi. Reporting STR Online dapat dilakukan secara real time." Demikian kalimat yang medianers kutip dari depkes.go.id terkait tujuan adanya situs beralamat di mtki.kemkes.go.id

Praktek dilapangan, ternyata situs MTKI dimaksud belum mampu memberikan solusi seperti diharapkan, masih banyak terdapat kendala bagi tenaga kesehatan saat pendaftaran. Maknanya, tujuan mempermudah belum tercapai.

Keluhan terungkap, ketika medianers memposting tutorial " Cara registrasi STR online tenaga kesehatan. Banyak pengunjung meninggalkan komentar serta mengirim pesan pribadi terkait tidak responnya aplikasi berbasis web tersebut menanggapi, seperti saat pendaftaran sulit mendapatkan pin atau "kode berkas" serta tidak bisa "cek status" apakah sudah teregistrasi atau belum.

Kemudian, koordinasi antara pendaftar dengan MTKP asal propinsi pendaftar berdomisili juga terbilang rumit, karena ketidak tahuan alamat kemana berkas dikirim.  Selain itu, tidak adanya petunjuk bagaimana cara mengedit bila pendaftar salah memasukan data. Serta bagaimana cara mengatasi bila pilihan data tidak ada di web. Seperti nama kampus, dan lain-lain.

Permasalahan dan kendala ini bila tidak di atasi, pastinya web MTKI tidak ada gunanya alias mubazir. Tenaga kesehatan akan enggan mendaftar, karena dianggap sia-sia dan buang waktu. Hendaknya pengelola situs MTKI mencantumkan support contact di web, kapan perlu ada admin chat online tiap hari di jam kerja. Bila pendaftar ada keluhan, admin dapat memandu cara pendaftaran yang baik dan benar, serta bisa memberikan jalan keluar yang baik. Sekian.(AntonWijaya)

grace02emily Tips Menjaga Berat Badan Ideal Dengan Diet dan Olah Raga Terbaru 2017


Medianers ~ Menjaga berat badan ideal itu, susah-susah rumit. Tidak cukup dengan olah raga keras saja tanpa diiringi diet yang maksimal. Sebut saja menjaga berat badan dan kebugaran melalui fitness misalnya. Meskipun rajin fitness tanpa mengatur pola makan, maka usaha yang dilakukan akan sia-sia.

Kenapa demikian? Sebab sehabis fitness perut akan terasa lapar, jika tidak pandai-pandai mengatur diet, maka seseorang bisa saja melahap makan sejadi-jadinya. Padahal, sehabis pembakaran energi melalui fitness idealnya mengkonsumsi banyak protein, sayuran dan buah-buahan. Konsumsi karbohidrat (nasi dan gula) dihentikan, menu makan malam diganti dengan konsumsi buah-buahan, sayuran dan protein saja.

Nah, untuk menjaga diet ini yang paling susah, di luar sana banyak jenis makanan yang begitu menggoda, seperti gorengan, banyak minyak, banyak lemak, banyak santan, seperti gulai, dan lain-lain, termasuk aneka minuman tinggi glukosa, jika dikonsumsi akan menumpuk lemak di dalam tubuh.
Berolah raga dan jaga diet serta pola makan
Kesimpulan, untuk menjaga berat badan ideal tidak cukup dengan olah raga (fitness) saja, tapi harus diiringi dengan mengatur pola makan, serta memilih jenis makanan yang dibutuhkan tubuh yang mampu mengurangi produksi lemak dalam tubuh. Kemudian menghindari jenis makanan dan minuman junk food, serta meningkatkan konsumsi makanan mengandung tinggi protein, agar otot tubuh terlihat menonjol dan macho.(AW)


grace02emily Polisi dan Perawat Berikan Pertolongan Resustasi Jantung Paru Pada Korban Over Dosis Di Jalan Raya Terbaru 2017

Medianers ~ Polisi membuntuti serta mengamati mobil di jalan raya, hingga mobil tersebut parkir di tepi jalan dengan lampu sein hidup. Lalu polisi tersebut menaruh kecurigaan, serta mengecek isi dalam mobil. 

Benar saja, pengemudi yang ada di dalam mobil diam saat dipanggil. Lalu polisi berlari ke mobil patrolinya untuk meminta bantuan lewat alat telekomunikasi yang ada di dalam mobil patrolinya. 

Setelah memanggil bantuan, polisi bergegas kembali ke mobil korban, yang diduga mabuk berat karena kokain, hingga tidak sadarkan diri (over dosis). 

Dengan sigap polisi mengeluarkan korban dari dalam mobil, posisi telentang, lalu polisi memberi nafas bantuan lewat mulut, dan memberikan kompresi (tekanan) pada dada korban. Usaha sang polisi sangat bagus, patut diapresiasi saat menyelamatkan korban. 

Berselang beberapa menit, bantuan datang, yakni seorang Perawat laki-laki. 

Kemudian Perawat dan polisi menggotong pasien (korban) ke lokasi yang lapang, dan Perawat tersebut langsung melakukan kompresi di dada pasien, tindakan kompresi dilakukan bergantian dengan polisi. 

Dalam tayangan video di bawah ini, polisi penemu pertama, sangat mengerti dan paham tentang tindakan pertolongan pertama pada keadaan gawat darurat, meskipun ia tidak peduli dengan keselamatannya sendiri, seperti saat ia melakukan "mouse to mouse" memberikan nafas bantuan langsung melalui mulut. Sebab, pasien yang dibantu adalah pemakai narkoba, jadi beresiko polisi tersebut akan tertular penyakit seperti, HbSAG positif atau HIV, Aids, cendrung pengguna narkoba rawan menderita penyakit menular demikian. 

Sedangkan Perawat tidak melakukan nafas bantuan melalui mulut, tetapi menggunakan alat, biasanya ambubag, namun di video tidak nampak cara Perawat menggunakan alat itu. 

Singkat cerita, polisi dan Perawat tersebut berhasil menyelamatkan pasien tersebut hingga tersadar dan bisa berdiri kemudian, bantuan tambahan datang, ambulance serta polisi lainnya berdatangan.

Melirik tayangan ini, sungguh bagus sistim penanggulangan bencana terpadu mereka, bisa berbuat cepat, responsive dan memiliki skill serta kemampuan dalam menyelamatkan korban dari ancaman kematian. 

Dan, paling di apresiasi adalah polisi pertama, dapat melakukan pengkajian cepat, dan paham apa yang harus dia lakukan untuk menyelamatkan nyawa.

Semoga tayangan video singkat ini, mengingatkan kita segenap aparat negara yang langsung terjun dimasyarakat, tidak saja tenaga kesehatan, hendaknya memahami cara tindakan pertolongan pertama ini, yang dikenal dengan tindakan Resusitasi jantung paru. 

Jika belum paham, ada baiknya pelatihan seperti BHD ( Bantuan Hidup Dasar) wajib dibekali oleh pengambil kebijakan pada Polisi, TNI, Damkar, DLLAJ, Sekuriti dan masyarakat awam lainnya, sebab kasus seperti ini bisa terjadi dimana dan kapan saja,(AW)

grace02emily Penemuan Baru, Lendir Lele Bisa Sembuhkan Luka Diabetes Terbaru 2017

Ikan Lele
Medianers ~ Inovasi anak negri terus berkembang melalui penelitian, dahulu ada sebuah riset tentang manfaat madu untuk penyembuhan luka diabetes. Baru-baru ini ada pula penemuan cara penyembuhan luka diabetes dengan lendir lele yang sudah diuji coba dan dikemas dalam bentuk salep. 

Penelitian tentang manfaat lendir lele untuk kesembuhan luka diabetes ini dilakukan oleh lima orang mahasiswa yang tergabung di Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, yang mana mereka dibimbing oleh Prof.  DR. drh. Siti Isrina Oktavia Salasia.

Empat mahasiswa tersebut menciptakan obat luka diabetes berbentuk salep. Mereka adalah Joshua Alif Wendy, Dion Adiriesta Dewanda, Megaria Ardiani, Utami Tri Khasanah, dan Raden Mas Ravi Hadyan.

Kelima mahasiswa menamakan salep penemuannya itu, Scriac-Biolingent atau Super Clariac Biomimicry Helaing Agent. Sebagaimana yang terlihat pada gambar di bawah ini:
Penelitian ini dilatar belakangi oleh keingintahuan mereka tentang pertahanan tubuh ikan lele yang begitu bagus, meskipun hidup di air keruh, bahkan di tempat tercemar ikan lele tetap survive menjalani kehidupan.

Ravi mengungkapkan, sebagaimana yang dituliskan Switzy Sabandar di liputan6.com, (5/8) bahwa, "Lele dikenal sebagai ikan air tawar yang punya mekanisme imunitas kompleks. Artinya, walaupun ikan ini hidup di lingkungan air tercemar penuh bakteri patogen, tetapi jarang mengalami infeksi karena imunitas nonspesifiknya berupa lendir pada kulit. Lendir atau mukus lele mengandung senyawa-senyawa protein aktif berupa Antimicrobial Peptides(AMPs)."

Ravi menambahkan, "Senyawa ini memiliki potensi untuk menyembuhkan luka karena memiliki aktivitas bakterisidal yang kuat untuk membunuh bakteri-bakteri patogen."

Dengan adanya penemuan baru ini, semoga dapat membantu dan mempercepat proses penyembuhan luka diabetes, dan pastinya juga akan berdampak positif bagi tenaga kesehatan, serta bermanfaat pula bagi penderita diabetes agar lukanya cepat sembuh. Semoga.(Sumber gambar dan tulisan: Liputan6.com, kreativitas.ugm.ac.id dan juraganbibitlele.blogspot.co.id / Editor: AntonWijaya)

grace02emily Dugaan Konspirasi Berbalut Vaksin Palsu Hingga Cengkraman Asing Grogoti Indonesia Terbaru 2017

Medianers ~ Di saat memudarnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di dalam negri, akan membawa dampak buruk bagi produk asli dalam negri, dan berkah bagi perusahaan asing untuk melakukan ekspansi ekonominya  ke Indonesia, yang bertamengkan investasi nan bisa menguntungkan negara.

Kasus vaksin palsu salah satu contoh isu yang selalu jadi topik hangat di media. Kasus ini mengalahkan isu penting lainnya, saban hari sejak 1 bulan terakhir hanya tentang vaksin palsu yang terus digulirkan untuk merubah opini publik. Pembahasannya merembet kemana-mana. Tidak fokus pada penyelidikan tersangka dan bagaimana proses hukumnya. Tapi terkesan memojokkan insan kesehatan indonesia dan layanan rumah sakit swasta.

Bahkan kepercayaan masyarakat berada di titik nadir terhadap 14 rumah sakit swasta yang telah diumumkan Kemenkes yang terindikasi menggunakan vaksin palsu. Padahal pengusutan secara hukum belum jelas hitam di atas putih. Pemberitaan yang getol, bahkan menyulut kemarahan orang tua dan masyarakat terhadap beberapa pelayanan rumah sakit di Jakarta. 

Bahkan masih melalui pemberitaan, ada orang tua berbuat anarkis saking bengisnya pada salah satu rumah sakit swasta yang telah memberikan vaksin palsu pada anaknya. Padahal jika di kaji betul, baik pihak rumah sakit, maupun petugas kesehatan setempat belum terbukti memiliki motivasi untuk memberikan vaksin yang katanya palsu. Artinya rumah sakit dan petugas kesehatan bisa jadi korban dari perdagangan vaksin palsu.

Dari hasil bincang-bincang penulis dengan beberapa orang dokter, serta sales alat kesehatan dan obat, terkait tak hentinya-hentinya pemberitaan vaksin palsu ini, dapat ditarik suatu kesimpulan, bahwa pemberitaan oleh media mainstream terkesan menggiring opini publik bahwa pelayan kesehatan, di beberapa rumah sakit di ibu kota dan pabrik farmasi di Indonesia tidak "becus." Seakan ada upaya konspirasi global untuk menyudutkan rumah sakit swasta, dokter, perawat, apoteker, bidan dan tenaga kesehatan lainnya agar kepercayaan masyarakat benar-benar tidak ada sama sekali terhadap tenaga kesehatan Indonesia dan termasuk pelayanan beberapa rumah sakit di ibu kota.

Siapa yang berkepentingan dengan konspirasi global ini?

Bila rakyat Indonesia tidak lagi percaya terhadap produk dalam negri, baik itu SDM, fasilitas dan produksi obat-obatan maka segenap masyarakat akan permisif terhadap di bangunnya perusahaan farmasi asing di Indonesia, termasuk masuknya tenaga kerja asing di bidang kesehatan, seperti dokter dan perawat. Hal, ini akan hadir satu paket. Di bangun dulu rumah sakit dengan label internasional, kemudian SDM asingnya menyusul. Terkaiy masuknya tenaga kesehatan asing ke Indonesia direstui oleh perjanjian MEA, namun masalahnya profesional di bidang kesehatan masih banyak yang menganggur di Indonesia. Artinya, tenaga dalam negri ini dulu yang harus diberdayakan.
Konspirasi-vaksin-palsu
Dugaan ini, sudah mulai terlihat atas ketertarikan pabrik farmasi terbesar asal China untuk membangun perusahaan farmasi, termasuk memproduksi vaksin di Indonesia. Salah satu perusahaan farmasi Singapore juga menyatakan ketertarikannya untuk membangun pabrik farmasinya di Indonesia.
Konspirasi-vaksin-palsu
Tidak bermaksud skeptis terhadap investasi asing. Tapi, di China sendiri masih menghadapi persoalan yang sama dengan Indonesia masalah peredaran obat dan vaksin palsu di negaranya. Terindikasi pabrik-pabrik perusahan asal dalam negri tirai bambu pula yang memproduksinya untuk di ekspor ke afrika dan berbagai negara lainnya. Kok, pemerintah memberikan sinyal positif terhadap dibangunnya perusahaan farmasi di Indonesia oleh negara yang suka memproduksi barang imitasi?

Sambil menunggu proses pengusutan peredaran vaksin palsu di Indonesia, perusahaan asing pun memanfaatkan situasi ini untuk menawarkan kerjasama di bidang kesehatan. Seperti prediksi teman penulis, sebentar lagi akan masuk rumah sakit asing lengkap dengan petugasnya di Jakarta. Mari, sama-sama kita tunggu pemberitaannya, insha allah tidak lama lagi.

Tertibkan Produk Palsu Lindungi produk dalam negri

Penulis sangat sepakat segala produk palsu di indonesia harus diberantas termasuk vaksin palsu, bila terbukti hukum pelaku seberat-beratnya. Namun, dengan adanya isu ini, hendaknya segenap pemangku kepentingan juga menjaga wibawa produk dalam negri, agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga, melalui pemberitaan berimbang.

Rumah sakit swasta dan pabrik farmasi produk dalam negri wajib di awasi juga wajib di tumbuh kembangkan oleh pemerintah dengan menekan habis intervensi asing masuk ke Indonesia, pantasnya produk dalam negri disokong untuk melakukan ekspansi ke luar negri. Bukan sebaliknya.
Terkait : Indonesia Pasien Manis Negara Tetangga
Bisnis di kesehatan bisnis manis yang tak lekang oleh waktu, termasuk bisnis vaksin, segala daya upaya akan terus berlanjut oleh pihak asing untuk menguasai perekonomian Indonesia di bidang kesehatan, mengingat Indonesia negara berkembang dengan jumlah penduduk terbanyak 4 dunia yang selalu membutuhkan vaksinasi, obat-obatan dan pelayanan kesehatan.(AW)

grace02emily Tanggapan Pendiri Pelatihan BTCLS, ACLS Terkait Menjamurnya Pemateri Abal-Abal Terbaru 2017

Medianers ~ Maraknya pelatihan ACLS dan BTCLS yang diselenggarakan oleh oknum, dan penyelenggara tidak kredibel membuat Prof DR Dr Aryono Djuned Pusponegoro SpB KBD 'angkat bicara' melalui sebuah tulisan yang sedikit 'menohok' pebisnis pelatihan abal-abal di kesehatan. Silahkan simak tulisan Prof DR Dr Aryono Djuned Pusponegoro SpB KBD yang Medianers kutip, seperti di bawah ini :
Ilustrasi Saat Simulasi Pelatihan PPGD 
" Tahun 1994 saya pergi ke Chicago untuk mengikuti pelatihan ATLS. Setelah mengikuti kursus tersebut saya berkeinginan untuk "membawa" kursus tersebut ke Indonesia agar tidak ada lagi pasien yang "mati konyol" dan derajat pelayanan gawat darurat di Indonesia sama seperti di Amerika dan negara lainnya.

Karena menurut saya, setiap orang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan dengan kualitas terbaik dan itu merupakan hak asasi manusia. Setahun lamanya saya berkomunikasi intensif dengan American College of Surgeon sebagai "pemilik" dari kursus tersebut serta mencari jalan agar kursus tersebut masuk. Tidak sedikit upaya materiil dan Non materiil yang saya upayakan agar dokter di Indonesia mempunyai kualitas yang sama dengan dokter di Amerika Serikat.

Tahun 1995 ATLS pertama kali di selenggarakan di RSCM dengan course director dari Amerika Serikat (Chairman of The Commitee on Trauma ACS) dan instruktur2 dari USA, Australia (RACS).

Di tahun yang sama ToT ATLS pertama kali di adakan di Bali krn ToT ATLS merupakan mutlak untuk seseorang dapat menjadi instruktur ATLS.

Tahun 1997 saya mengirimkan (dengan dana pribadi saya) 1 orang karyawan AGD 118 ke Montana Amerika Serikat untuk mengikuti kursus make up/moulage untuk pasien. Dengan segala keterbatasan bahasa dan karena hubungan baik pribadi antara saya dan pihak Amerika selaku penyelenggara kursus moulage maka karyawan tersebut di luluskan dengan catatan.

Tahun yang sama saya juga mengirimkan seorang yang akan menjadi edukator ATLS dan sampai dengan saat ini masih menjadi edukator ATLS untuk Indonesia dan saya percayakan juga utk mnjadi edukator bagi BTLS dan BCLS. Saat itu kursus gawat darurat untuk dokter masih sangat jarang apalagi untuk tenaga medis lainnya.

Saya melibatkan perawat-perawat di AGD 118 sebagai koordinator dan asisten laboratorium hewan di kursus tersebut. Saya melihat ketimpangan ilmu antara dokter dan perawat dalam penanganan gawat darurat.

Tahun 1998 saya dan dokter bedah lainnya serta melibatkan Dr Suryadi dan Dr Jetty Sedyawan untuk menyusun modul BT&CLS untuk perawat dan di ujicoba kan di AGD 118 pertama kali. Tujuan saya mengembangkan kursus tersebut sama seperti saya membawa kursus ATLS ke Indonesia.

Untuk pasien dan peningkatan kualitas pelayanan dan kesetaraan ilmu antara dokter dan perawat. Saya menilai, apabila hanya dokter yg terlatih namun perawat sebagai partner kerja tidak mempunyai pengetahuan yang sama maka pelayanan yang di dapat tidak optimum.

Padahal di ATLS di sebutkan apabila pelayanan tersebut tidak optimum maka pasien tersebut harus di rujuk. Perawat-perawat di AGD 118 sangat saya percaya dan saya serahkan kursus ini ke mereka karena tujuan saya mendirikan 118 adalah untuk perawat dan oleh perawat dalam pelayanan pd masyarakat.

Di AGD 118 saya tanamkan tidak boleh selalu puas dengan keadaan sekarang, tahun 2012 kursus Advanced Trauma Care for Nurses (ATCN) di kenalkan di Indonesia. Kursus ini resmi dan merupakan hak paten dan memang di buat oleh The American College of Surgeon (selaku pemegang lisensi ATLS) untuk perawat.

Saya ingin perawat di Indonesia sama derajat dan kualitas dengan perawat di dunia lainnya. BT&CLS merupakan kursus lokal yang saya buat bersama rekan-rekan dokter bedah dan Dr jantung. Saat ini saya mendengar banyak pihak yang mengaku membuat bahkan tidak jarang men-copy kursus tersebut tanpa memahami esensi mengapa kursus tersebut di buat.

Kursus ini dibuat agar pengetahuan, ilmu antara dokter dan perawat sama hanya kewenangan yang membedakan. Di AGD 118 kursus BTCLS masih saya awasi dengan ketat khususnya untuk perkembangan ilmu apakah selaras dengan perkembangan ilmu ATLS yang baru tidak hanya mereka-reka apalagi "mencatut" tanpa tahu maknanya.

Banyak yg melakukan pelatihan spt diatas tetapi tanpa mengerti perkembangan ilmu yg sangat pesat dan karena itu selalu kita terbitkan buku BTLS dan BCLS Edisi baru sesuai perkembangan ilmu. Sayang sekali pelaku2 pelatihan2 (spt yg dilakukan) oleh AGD 118 - tdk dpt mengikuti perkembangan ilmu dan instruktur2nya tidak terakreditasi oleh AHA dan ACS Sehingga sampai sekarang masih banyak pasien2 gawat darurat yg meninggalnya masih Not Acceptable spt yg terjadi pada meraka yg mudik lebaran.

Tulisan ini saya buat untuk meluruskan tujuan awal dari pembentukan kursus BTCLS. " Ungkap Prof DR Dr Aryono Djuned Pusponegoro SpB KBD sebagaimana yang di share di salah satu grup media sosial oleh dr. Syaiful Saanin ahli bedah syaraf yang juga pentolan AGD 118 di RSUP dr M Djamil Padang, sekaligus sebagai narasumber tetap setiap ada pelatihan PPGD di Sumatera Barat.

Tulisan tersebut juga di komentari oleh Perawat senior yang berdomisili di Padang dan pernah bekerja di salah satu Rumah Sakit di Jepang, yakni Hendri Wijaya, ini tulisnya "Minimalnya tolong hargai upaya orang untuk membuat menjadi sebuah sistim program pelatihan seperti ini, jangan biasa kan jadi maling. Ini namanya mencuri intelektualitas."

Kemudian Uda Hen menambahkan," Khusus untuk rekan perawat, dengan menyatakan kita mampu menjadi pendidik btcls, berarti kita mempunyai keahlian setara perawat amerika. Klo belum merasa setara, jangan bohongi peserta didik hanya untuk mendapatkan materi dan keuntungan semata, karena taruhannya adalah nyawa korban. Tolong renungkan bagi rekan2 yang akan membuat pelatihan btcls atau bertindak sebagai trainer, sudah mampu kah kita? Sudah kah pernah melakukan cricothyroidectomy, pernahkah menggunakan automated external defibrilator? Nah jgn bohongi peserta didik." Tambahnya mengomentari.

Kesimpulan, bagi sejawat Perawat dan tenaga kesehatan lainnya, mari berhati-hati mengikuti pelatihan, cari tau dulu narasumber trainer atau pemateri BTCLS dan ACLS yang akan diikuti. Bagaimana kualifikasi dan latar belakang pematerinya? Apakah sesuai rekomendasi? Serta kenali apakah penyelenggara mengadakan semata demi bisnis tanpa mempedulikan out put ? Atau hanya sekedar mengejar SKP,dll maka sebaiknya tidak usah mendaftarkan diri.(editor:AW)

grace02emily Gejala Serangan Jantung Pada Wanita Terbaru 2017

Medianers ~ Serangan jantung merupakan penyakit menakutkan, bahkan penyakit serangan jantung pembunuh no.1 di Amerika. Ada beberapa tanda dan gejala serangan Jantung pada wanita atau perempuan.yang mudah dikenali, diantaranya:
  1. Dada terasa berat dan tertekan, merasa tidak nyaman, nyeri di tengah dada. Itu berlangsung lebih dari beberapa menit, atau pergi dan datang kembali.
  2. Merasa nyeri atau tidak nyaman pada satu atau kedua lengan, punggung, leher, rahang atau perut.
  3. Sesak napas dengan atau tanpa merasa tidak nyaman pada dada.
  4. Tanda-tanda lain seperti keluar keringat dingin, mual atau muntah.
  5. Seperti dengan laki-laki, yang paling umum gejala serangan jantung pada perempuan adalah nyeri dada atau ketidaknyamanan. Tapi perempuan agak lebih mungkin dibandingkan pria untuk mengalami beberapa gejala umum lainnya, terutama sesak napas, mual / muntah atau nyeri rahang.

Kita mungkin pernah melihat adegan dimana seorang terengah-engah, sambil memegang dan mencengkraman dadanya dan jatuh ke tanah. Pada kenyataannya, korban serangan jantung tidak sedramatis itu. "Meskipun laki-laki dan perempuan bisa mengalami tertekan pada dada yang terasa seperti gajah duduk di dada, namun beda pria dan wanita adalah wanita bisa mengalami serangan jantung tanpa tekanan dada," kata Nieca Goldberg, MD, direktur medis untuk Joan H. Tisch Center bidang Kesehatan Perempuan di NYU Langone Medical Center dan relawan American Heart Association. 

"Sebaliknya, wanita mungkin mengalami sesak napas, tekanan atau nyeri di dada bagian bawah atau perut bagian atas, pusing, ringan atau pingsan, tekanan balik atas atau kelelahan ekstrim."

Bahkan ketika tanda-tanda halus, konsekuensi dapat mematikan, terutama jika korban tidak mendapatkan bantuan segera.

"Mereka melakukan ini karena mereka takut dan karena mereka menempatkan keluarga mereka pertama," kata Goldberg. "Masih banyak wanita yang terkejut bahwa mereka bisa mengalami serangan jantung."

Sebuah serangan jantung menyerang seseorang tentang setiap 43 detik. Hal ini terjadi ketika aliran darah yang membawa oksigen ke otot jantung sangat berkurang atau terputus sama sekali. Hal ini terjadi karena arteri yang mensuplai darah ke jantung dengan perlahan-lahan bisa sempit dari penumpukan lemak, kolesterol dan zat lainnya (plak).

Wanita bisa merasa begitu sesak napas, "seolah-olah  berlari maraton, tapi Anda belum juga bergerak," kata Goldberg.

Beberapa wanita mengalami serangan jantung menggambarkan punggung bagian atas terasa tertekan, dan seperti diremas atau bagaikan rasa diikat oleh tali yang melilit," kata Goldberg. Pusing ringan, atau benar-benar pingsan adalah gejala lain dari dampak serangan jantung.

"Banyak wanita yang saya lihat mengambil aspirin jika mereka berpikir bahwa mereka mengalami serangan jantung dan tidak pernah menelepon 9-1-1," kata Goldberg. "Tapi jika mereka berpikir tentang mengambil aspirin untuk serangan jantung mereka, mereka juga harus memanggil 9-1-1."

Jaga dirimu dari serangan jantung

Penyakit jantung dapat dicegah. Berikut adalah tips dari Goldberg:
  1. Menjadwalkan janji dengan dokter Anda untuk mengetahui apakah anda beresiko penyakit jantung? Anda juga dapat mempelajari risiko Serangan Jantung berdasarkan pemerikasaan medis.
  2. Berhenti merokok. Apakah Anda tahu bahwa hanya satu tahun setelah Anda berhenti, Anda akan memotong risiko penyakit jantung koroner sebesar 50 persen.
  3. Memulai program latihan. Hanya berjalan 30 menit sehari dapat menurunkan resiko serangan jantung dan stroke.
  4. Memodifikasi diet keluarga Anda jika diperlukan. Tentunya konsumsi makanan sehat.
  5. Anda akan belajar cara pintar, ide ngemil sehat dan metode persiapan yang lebih baik.
Sesungguhya tanda dan gejala serangan jantung pada wanita terdapat sedikit perbedaan dari pada pria, sebagimana yang diungkapkan Goldberg, bahwa "yang paling umum gejala serangan jantung pada perempuan adalah nyeri dada atau ketidaknyamanan. Tapi perempuan agak lebih mungkin dibandingkan pria untuk mengalami beberapa gejala umum lainnya, terutama sesak napas, mual / muntah atau nyeri rahang." ( Sumber: heart.org / editor : AW )